Cara Mengurangi Sampah Makanan Rumah (1)

Cara Mengurangi Sampah Makanan Rumah (1) (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Sampah makanan memberi sumbangan terbesar dari sampah secara keseluruhan di Indonesia. Pada 2016, Economist Intelligence Unit (EIU), lembaga penelitian yang berbasis di London, Inggris, menyebut Indonesia sebagai negara penghasil sampah makanan terbesar kedua setelah Arab Saudi. 

Rata-rata sebanyak 13 ton sampah makanan dihasilkan setiap tahun di Indonesia. Pola konsumsi masyarakat Indonesia yang buruk menjadi pemicu munculnya sampah makanan yang berasal dari restoran, katering, toko penjualan ritel, hingga rumah tangga.

Kebiasaan tidak menghabiskan makanan, cara penyimpanan bahan makanan yang tidak baik, hingga kebiasaan berbelanja bahan makanan yang berlebihan menjadi penyebab munculnya sampah makanan dalam jumlah besar. 

Kondisi ini sangat ironis, mengingat di sisi lain banyak masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan dan sulit mendapatkan makanan. 

Yuk, kurangi jumlah produksi sampah makanan dengan cara mengurangi sampah rumah tangga melalui empat langkah berikut ini. 

Membuat Daftar Belanja Bulanan

Kebiasaan berbelanja bulanan tanpa membuat daftar barang belanjaan sebelumnya akan menyebabkan Anda berbelanja secara impulsif.

Apalagi ibu-ibu mudah tergiur diskon atau karena melihat barang masih segar, tanpa pikir panjang langsung memasukkan belanjaan ke keranjang. Ujung-ujungnya, banyak bahan makanan yang teronggok di kulkas. Terlupakan hingga layu, busuk dan berakhir di  tempat sampah. 

Dana Gunders, penulis buku Waste Free Kitchen Handbook yang berisi panduan mengurangi sampah rumah tangga asal AS menyarankan, buatlah daftar bahan belanjaan yang Anda butuhkan sebelum melangkah ke pasar atau supermarket.

Libatkan seluruh anggota keluarga untuk mencatat bahan makanan apa saja yang mereka butuhkan. Pada tahap ini Anda juga bisa sekalian menyaring mana barang yang benar-benar dibutuhkan dan tidak.

“Hindari prinsip mumpung sedang di sini, beli saja. Fokuslah pada daftar yang sudah dibuat,” Gunders mengingatkan. 

Merencanakan Menu Masakan

Menurut Gunders, merencanakan menu makanan juga menjadi langkah penting dalam upaya mengurangi produksi sampah rumah tangga. Sebab kerap kali sampah makanan muncul akibat menu masakan tidak sesuai selera penghuni rumah, sehingga ujung-ujungnya harus dibuang.

Lagi-lagi, libatkan seluruh anggota keluarga untuk membuat rancangan menu makanan agar tidak ada makanan sisa terbuang karena alasan tidak berselera dengan menu makanan yang tersedia.

“Ganti menu dasar Anda secara berkala. Anda akan bisa memperkirakan apa saja yang dibutuhkan,” saran Gunders.

bersambung

(wyn / gur)