TABLOIDBINTANG.COM - Hari ini, Rabu, 31 Oktober 2018, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkunjung ke Magetan, Jawa Timur. Di Magetan Prabowo melakukan kegiatan di sejumlah tempat, salah satunya berzirah ke makam Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo atau Gubernur Jawa Timur Soerjo.

Kedatangan Prabowo disambut ratusan kader Partai Gerindra dan simpatisan. Di hadapan warga yang sudah beberapa jam menunggu, Prabowo menyatakan rasa hormatnya kepada Gubernur Soerjo. "Beliau sosok pemimpin yang tenang dan sejuk namun tegas," kata dia.

Prabowo menuturkan ketegasan Gubernur Soeryo salah satunya saat menghadapi ancaman Inggris beberapa bulan setelah Presiden Soekarno memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Rakyat Jawa Timur khususnya di Surabaya diultimatum segera menyerah kepada penjajah.

Gubernur Soerjo, kata Prabowo, meminta petunjuk Presiden Soekarno. Soekarno menyerahkan keputusan pada rakyat Jawa Timur. Gubernur Soerjo mengambil keputusan untuk tidak menyerah kepada Inggris. "Beliau menyatakan lebih baik hancur daripada dijajah kembali," ujar Prabowo.

Gubernur Soerjo merupakan salah satu tokoh yang dia teladani. Usai memberi sambutan dihadapan pendukungnya, Prabowo ziarah ke makam gubernur Jawa Timur pertama itu. Ketika berjalan, sejumlah emak-emak berusaha menjabat tangannya. Bahkan, seorang di antara mereka meminta dipeluk Prabowo. Para emak-emak yang hadir berharap agar Prabowo berusaha keras untuk terpilih menjadi presiden pada Pemilu 2019. 

Prabowo pun meminta doa dan dukungan masyarakat. "Bantu kami berjuang ya," ujarnya sembari terus melangkahkan kaki menuju mobil. Usai berziarah di makam Gubernur Soerjo, Prabowo dan rombongan berkunjung ke Pondok Pesantren Sabilil Muttaqin di Takeran, Magetan.

TEMPO.CO