Jakarta - Atlet tolak peluru putri, Eki Febri Ekawati, mulai menyiapkan diri menuju SEA Games 2019. Dia mematok target untuk pertahankan medali emas.

Setelah Asian Games 2018, Eki kembali berlatih di Bandung. Bersama pelatihnya, Eki segera melupakan kekecewaannya karena gagal menyumbangkan medali lantaran sempat dibekap cedera satu bulan sebelum pertandingan digelar.

"Persiapannya karena satu bulan sebelum Asian Games saya sempat cedera sehingga hasilnya tidak maksimal, lalu sekarang ini masa pemulihan, dan memangs udah lebih baik lagi. Mungkin ke depannya untuk SEA Games 2019 ini ya saya bisa mempertahankan gelar seperti SES Games 2017 lalu," kata Eki ketika ditemui di Gedung PP PON, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018).

Meski levelnya Asia Tenggara, Eki menilai SEA Games amat penting. Dia realistis karena untuk bersaing di level Asia masih sulit.

"Ya kalau untuk saya, ini bicara realistis saja ya, karena untuk Olimpiade itu kita tahu atlet dari luar sangat jauh. Bahkan untuk tingkat Asia seperti China saja masih jauh jadi menurut saya SEA Games masih penting. Mencapai saja sulit dan yang sulit mempertahankan. Jadi saya ingin mempertahankan gelar (emas) itu," Eki menjelaskan.

"Jadi fokus SEA Games dulu baru Olimpiade. Satu titik kan. Kalau banyak titik pusing," dia menambahkan.

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menurut rencana akan kembali menghadirkan konsultan maestro atlet Harry Marra pada pertengahan November.

Selain itu, Eki juga dijadwalkan akan lebih lebih dulu mengikuti Kejuaraan Asia di Qatar pada Maret 2019.

(mcy/fem)