JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta bakal menertibkan reklame yang terpasang pada angkutan online. Pasalnya sejauh ini, pengelola aplikasi maupun mitranya belum memiliki izin untuk memasang alat peraga tersebut.

Menurut Humas Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Bambang Waskito, sebelum ditertibkan pengelola angkutan daring tersebut akan dibina terlebh dahulu melalui penyuluhan tentang kewajiban membayar pajak reklame melalui perizinan yang dikeluarkan.

Tujuannya agar mereka paham dan mengerti mengenai tata cara perizinan penyelenggaraan reklame pada kendaraan. Serta tata cara pendaftaran pajak reklame hingga cara perhitungan pajak reklamenya.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2014 ditetapkan nilai sewa reklame untuk reklame pada kendaraan bermotor di wilayah Jakarta adalah sebesar Rp50.000/M2/hari. .
Sedangkan tarif pajak reklamenya adalah sebesar 25 persen. Di Jakarta, target obyek dari penyelenggara reklame di kendaraan adalah ditujukan bagi mitra pengemudi transportasi daring. (john)