JAKARTA  – Lahan seluas 4.700 milik Pemprov DKI, di Jalan Indokarya I, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dikuasai preman untuk dijadikan parkir kontainer. Warga pun, berharap pemerintah mengambil alih dan menjadikan lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH).

“Kami sangat menyayangkan lahan seluas ini malah dikuasai pihak tertentu untuk kepentingan pribadi. Padahal, akan lebih bermanfaat bila dibangun untuk fasilitas umum seperti RPTRA atau lain sebagainya,” ucap Suprapto, salah satu warga, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya, tidak adanya pemanfaatan lahan oleh pemerintah sendiri menjadi penyebab lokasi dikuasai preman untuk parkir kontainer. “Lahan kayak terbengkalai begitu hampir puluhan tahun, kalau dimanfaatkan juga pasti tidak seperti ini,” ujarnya.

Kepala Suku Badan Pengelolaan Aset Kota Jakarta Utara, Ratna Diah Kurniati, mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pengamanan aset DKI tersebut dengan cara memasang pagar sekeliling lahan.

“Namun karena kondisi real lapangan saat ini masih dimanfaatkan sekelompok orang tertentu untuk lapangan parkir, kita harus rencanakan koordinasi lebih lanjut dengan pihak kelurahan dan kecamatan dulu,” tegasnya. (deny/win)