SERANG – Puluhan mahasiswa Universitas Islam Nusantara Sultan Maulana Hasanudin Banten (UIN SMHB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN SMHB di Jalan Sudirman, Kota Serang, Kamis (8/11/2018). Mahasiswa menilai Wahidin dan Andika Hazrumy telah gagal memimpin Banten.

“Dua tahun Wahidin Halim dan Andika Hazrumy memimpin belum ada perubahan yang signifikan di Provinsi Banten. Terlebih angka pengangguran mrnduduki peringkat pertama nasional, ” ungkap Kordinator Aksi Ilham Aulia, disela-sela aksi.

Dikatakan Ilham Aulia, Padahal, dalam kampanyenya WH-Andika berjanji akan memperluas kesempatan/lowongan kerja bagi masyarakat Banten yang berusia produktif.

“Perlu kita ingat bahwa pada Juli 2017 Banten menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran keempat se-Indonesia dan yang mengejutkan pada Agustus 2018 Banten menjadi provinsi tingkat pengangguran nomor satu. Ini artinya pemprov tidak becus untuk mengurai angka kemiskinan,” katanya.

Ia menyatakan bahwa rakyat hanya dibohongi dan dibodohi oleh janji politik mantan Wali Kota Tangerang dan anak sulung Ratu Atut Chosiyah tersebut, terlebih janji Pendidikan dan Kesehatan gratis nyata nihil.

“Rasanya rakyat sudah lelah selalu dibohongi terus menerus oleh janji politik Gubernur dan Wakil Gubernur yang pada nyatanya tidak pernah terealisasi,” tutupnya.

Seperti diketahui, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran tertinggi di Indonesia yakni Provinsi Banten dengan angka pengangguran 8,52 persen atau 496,73 ribu orang.

Angka ini jauh lebih besar dari rata-rata tingkat pengangguran nasional yaitu 5,34 persen. Lebih tinggi di banding Jawa Barat sebesar 8,17 persen, disusul DKI Jakarta 6,24 persen, lalu Papua Barat 6,30 persen. (haryono/win)