Penyebab Pretty Asmara Meninggal Menurut Dokter

Pretty Asmara (Rahman / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jenazah Pretty Asmara dibawa ke Lumajang, Jawa Timur dengan pesawat untuk dimakamkan pada Senin (5/11) pagi. Sampai jenazah meninggalkan rumah sakit, pihak keluarga dan kerabat belum mengetahui jelas apa penyebab kematian Pretty.

Dokter Daniel, kepala Rumah Sakit Pengayoman menjelaskan, Pretty Asmara meninggal Minggu (4/11) pukul 06.55 WIB setelah dua minggu menjalani perawatan intensif di Pengayoman.

Menurut Dokter Daniel, pemain sinetron Saras 008 yang berusia 41 tahun meninggal karena ada gangguan hati dan masalah di paru-paru.

Pretty Asmara (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Pretty Asmara (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

"Meninggal didiagnosa sakit gangguan hati dan paru-paru. Untuk lebih jelasnya akan disampaikan pihak rumah sakit," ungkap Daniel di RS Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

"Masuk ke kami itu tanggal 18 Oktober pukul 6 sore, itu pertama pasien masuk ke kami dengan keluhan sesak. Sesak banget kemudian pusing diperiksa dokter IGD kemudian IGD langsung ke dokter spesialis paru," kata Daniel.

Dokter Daniel pun menerangkan, saat pertama diperiksa paru-paru diketahui ada masalah pada organ hati. Yang kemudian akan segera ambil tindakan, namun belum sempat melakukan operasi Pretty Asmara sudah meninggal.

"Jadi waktu diperiksa diduga ada gangguan pada paru-paru, besoknya kita kasih oksigen waktu itu.  besoknya diperiksa dokter spesialis itu ada pembesaran di hati. Ada gangguan fungsi hati juga. Selain gangguan fungsi paru. Ada penimbunan cairan antara paru-paru dengan pembungkus paru-paru di situ kemungkinan kita cari penyebabnya. Penyebabnya itu karena infeksi karena proses keganasan juga bisa akhirnya kita periksa. Tapi belum keluar hasil pemeriksaannya keburu meninggal," pungkas Daniel.

Pretty Asmara meninggal saat sedang menjalani masa hukuman setelah ditangkap karena kasus narkoba. Dia pun divonis enam tahun di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Akan tetapi, hukumannya diperberat sampai 8 tahun penjara setelah mengajukan banding.

(pri/ray)