TABLOIDBINTANG.COM - Tunangan Jamal Khashoggi menuntut keberadaaan jasad tunangannya, sehingga dapat menguburnya dengan layak. Hatice Cengiz sedang menunggu di luar konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober ketika Jamal Khashoggi masuk untuk mengambil dokumen perceraian yang dibutuhkan untuk pernikahan mereka.

Hatice Cengiz yang tidak pernah lagi melihat tunangannya lagi, mengatakan kepada ABC News, dilansir dari Dailymail.co.uk 31 Oktober 2018, bahwa dia mencoba percaya bahwa Jamal Khashoggi masih hidup.

Belakangan para pejabat Arab Saudi akhirnya mengakui kematiannya dan mengklaim bahwa Jalam Khashoggi meninggal dalam perkelahian. Hatice Cengiz mengatakan masih mencoba menerima kenyataan Khashoggi telah tewas, dan percaya ketika Arab Saudi secara terbuka menyatakan bahwa dia telah meninggal.

"Aku tidak ingin percaya," katanya."Itu hari pertama aku berkata pada diriku sendiri mungkin ada sebuah tragedi. Saya ingin percaya bahwa dia masih hidup sampai akhir."

Hatice Cengiz menuturkan Jamal Khashoggi khawatir ketika hendak pergi ke konsulat karena takut kemungkinan akan ditahan karena kritikannya terhadap Arab Saudi dan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman. "Dia memikirkan kemungkinan mereka menangkapnya. Dia tidak ingin menghadapi konsekuensi dari pandangan politiknya," kata Cengiz.

Tapi Jamal Khashoggi mengatakan terkejut bagaimana diperlakukan pada kunjungan pertama ke konsulat, dan lebih tenang ketika dia harus kembali empat hari kemudian untuk mengambil dokumen. Hatice Cengiz meminta Presiden AS Donald Trump dan para pemimpin lainnya untuk memastikan bahwa kematian Jamal Khashoggi di Istanbul tidak ditutup-tutupi.

TEMPO.CO