TABLOIDBINTANG.COM - Di Indonesia, menumpuknya limbah plastik mengundang keprihatinan banyak pihak. Hal ini karena sampah plastik butuh waktu 50 hingga 100 tahun untuk terurai. Fakta ini mengetuk nurani David Christian (26).

Pria kelahiran Bandung ini berusaha mengurangi limbah plastik dengan membuat gelas yang bisa dimakan lewat proyek Evoware.

Ello Jello berkembang pesat. Dalam sebulan, Ello Jello kini menjual 100 sampai 1000 gelas. Harganya bervariasi dari 9 ribu sampai 20 ribu rupiah per gelas, tergantung jumlah pesanan.

Karena tempat produksi hanya ada di Jakarta dan Bali, Ello Jello baru bisa melayani konsumen di seputar Jakarta dan Bali mengingat, produk Ello Jello tidak menggunakan bahan pengawet. 

“Pembeli dari luar Jakarta dan Bali bisa membeli Ello Jello dalam bentuk bubuk dan cetakan jadi nanti mereka mencetak gelas sendiri,” ungkap David, yang kini mempekerjakan 11 karyawan. Inovasi ini mengantar David meraih sejumlah penghargaan di bidang teknologi pangan. 

Tahun lalu, David meraih penghargaan kategori Kemasan Daur Ulang dari Yayasan Elle MacArthur, Inggris, dan kategori Ide Terbaik di ajang Tantangan Usaha Sosial Asia.

Pada Hari Sumpah Pemuda tahun lalu, David diundang Presiden Joko Widodo ke Istana Negara untuk memamerkan hasil karyanya. Melihat inovasi David, Presiden Jokowi memintanya memproduksi lebih banyak gelas Ello Jello untuk masyarakat. 

“Saya juga pernah diundang PBB untuk jadi pembicara di acara NEXUS Global Summit bulan Juli 2017. September 2017, saya kembali diundang PBB untuk menjadi pembicara di ajang Global People Summit. Bulan lalu, saya diundang lagi ke acara Global People Summit untuk jadi pembicara,” David mengakhiri perbincangan.

(ages / gur)